MARI BELAJAR DARI OMBAK
MARI BELAJAR DARI OMBAK foto tgl 31-08-2015 saat di Pantai Anyer “Hai ombak, kenapa engkau tidak pernah berhenti bergerak? Tidak kah lelah engkau terus menerus bergerak sepanjang hari sepanjang hidupmu ?”, tanya pantai kepada ombak. Lalu ombak menjawab, “Hai pantai, aku ada karena aku bergerak, jika aku tidak bergerak maka aku tidak ada. Lelah bagiku tiada artinya, karena gerak adalah eksistensiku.” Itulah ombak. Ombak hanya akan ada jika dia bergerak. Demikian juga manusia, keberadaan manusia bukan hanya dilihat dari fisiknya, melainkan geraknya. Jika dia hanya terus-menerus berada dalam rumah, meskipun secara fisik dia ada, namun sesungguhnya dia tidak ada. Bukan karena dirinya tidak ada, melainkan dirinya tidak dikenal. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh manusia agar dikenal. Dia bisa melakukan banyak interaksi dan sosialisasi dengan sesama manusia. Namun, cara terbaik bagi manusia agar dikenal adalah dengan berkarya. Terlebih lagi adala...